Permukaan
Kesulitan adalah waduk penenang
Kegelapan adalah proses pencarian
Untuk apa bermuram ?
Wajah-wajah kuyu yang kutemui
Adalah wajah bangsa yang miris
Tak mengerti apa dan mengapa terlahir
Apa dan bagaimana cara berontak
Segala penat bukan beban
Hanya peringatan sesaat untuk kebesaran
Jiwa yang bersih bukan tanpa dosa
Sebab kita terlahir dengan kutukan
Dan tiada yang terelak dari pekat
Namun bukan untuk bermuram
Mata hati biarkan berkata
Biar batin mencari
Panggung hiburan tlah terbentang
Menaikkan tirai penutup dan benderang sorot lampu
Tak ada lagi kata siap tidak siap
Saat ini waktu tidak menunggu
Tidak aku, tidak pula kau
Kita dijejali ribuan pahit dan perih
Diantara jerat tawa dan bahagia
Namun bukan itu tujuan hidup
Kita berkecambah dari satu jadi seribu
Dan menelurkan api ditiap tangkai rapuh
Bukan menitipkan nama dan kesombongan
Hanya menyambung peradaban mungkin
Menjadi sosok yang ada dengan ketiadaan.
* Jumat malam……untuk 1000 jiwa