Langit Tengah Savana
Sayang, berbaringlah……
Biarkan udara mengecap sekejap rongga dadamu
Hari ini atau nanti adalah pergi,
Bukan kemana dan mengapa,
Namun kelu kata mampu jembatani batin kita.
Usaikan tangis malammu,
Sebentar lagi pahitnya keindahan nyata kan hapus lelapmu
Berbaringlah, sayang……pejamlah…..
Esok bukan lagi mimpi kau sambangi
Namun kepedihan cinta kan membangun pelataran hatim
Seperti saat pertama dosa tertuang ke tapak sang hawa
Menangislah……menangislah, sayang……….
Nun dilubuk yg tak mampu kau selami adalah cinta bertulis
namamu,
Adalah nyanyi pilu kerinduan tuk miliki dirimu,
Nun atas permukaan diri mampu tertepis kan egoku
Hingga tiada satu kata cinta yg terucap dari mulut busukku.
Kenanglah, sayang…..kenanglah…….
Sosok beku tanpa kehidupan pandang telah menjadikanmu altar
keabadian
Dalam cinta yg diam.
- Honey,
I miss u much….where eva’ u r…