Pagi Beku…
Dan ketika fajar mengganti semarak malam….
Hanya letih yg karam dalam sesak nafasku.
Mentari merah yg sama kutemui dijengkal pagi
Selalu sadarkan perihnya luka dan kelam kecewa,
Dan garis senyummu disetiap sekat khayalku….
Selalu tawarkan perih yg sama ditiap jejak rasa.
Lingkar kota atas Fly Over…..
Kabut sepi pagi beku ruapkan resah kesendirianku,
Kudiamkan penat, menghirup-hembus asap rokok.
Sebagian jiwa telah kubunuh-mati !!!!!!!
Seperempat nyawa yg tersisa menyiksa,
Bagian lain hidupku adalah suram tak bergaung…
Tanpa gerak…hanya diam yg mati.
Dan hitam rajai warna hari……
Aku terkapar dalam hampa.
"Medio Jakarta, 15 Juli 2007….Tol Lingkar Jakarta"