Make A Wish (?)
8 Desember lalu, sore seusai hujan…
Perayaan kecil diruang meeting, dengan Tart sederhana berhias coklat dan lilin, 3 manusia yg bulan ini menyapa nafas hidup berdiri berdampingan, salah satunya aku.
Dan….."Make a wish….!!!!"
Mata mereka menutup, hanya nafas, permohonan, dan doa (?)
Dan aku …… ?????
Whata Fuckin’ Wish ???????
Apa lagi yg bisa kupanjatkan ????
Doa ???
Permohonan ???
Harap ???
Sudah menguap…sirna…..
Aku bukan manusia sombong yg tak meminta,
Namun aku sudah terlalu malu untuk terus meminta,
Sedangkan tak pernah satu kuberikan padanya.
Aku tak punya apa selain kesedihan yg sunyi,
Pantaskah selalu mengeluh dan meminta ?
Aku menjalani karmaku….terbakar dalam panas hidup
Kujalani spt cinta seorang budak kepada tuannya.
Hanya tatap kosong menembus sekat kaca….
Menerawang jauh menembus gerimis Jakarta
Dan kemacetan nun jauh dibawah sana.
Masih pantaskah aku menyebut namamu ???????
Sedangkan langit enggan menjawab sapa.
Andai dapat kau beri aku pilihan kan kujawab,
"Hilang, pergi dari neraka ini menuju ke arahmu"
Aku letih…..terlalu……………….
// Jakarta, ketika sepi selalu mengukung dan melesakkan jauh kepelataran sunyi……aku tak pernah ada
Just like wishing on a star…
There’s nothing wrong with keep on wishing… about what you can do with your wish… it’s all up to you. Coz you’ll never know what the future can be…
vLa — December 11, 2006 @ 9:12 pm
Idem sama vla.
sMirNoFFhoLiQue — April 26, 2007 @ 12:02 pm
Idem sama vla.
sMirNoFFhoLiQue — April 26, 2007 @ 12:03 pm