Penghujung November,
Sesekali petir merobek sudut malam
Deras hujan kaburkan pandangku yg semua tentangmu
Terbenam disini……dalam sepi,
Melepas gerah dari kepingan rindu untukmu.
Sungguh….
Jarak tak jua padamkan bara dalam dada
Betapa sering kubisikan namamu dalam diamku
Namun kesendirian meninggalkan ngilu diulu hati
Tinggalkan perih yg membekas beku dalam bisu
Entah untuk berapa lama dapat redakan semua
Jauhi waktu dalam jebak rutinitas yg kubangun dengan egoku
Memecut diri dan berlari….
Dalam kental cairan dosa yg mulai gerayangi malam
Hitamku abadi….
Sama seperti malam nan sepi,
Aku memang milik malam, selamanya dalam gelap
Tak perlu tangisi mimpi yg pernah terangkai bersama
Anggap saja aku karma burukmu,
Makhluk keparat yg pernah memberimu racun berwujud madu.
Jangan nodai kesucianmu dengan jejakku,
Aku lebih hitam dari ludah iblis…
Lebih hina dari keping dosa
Tinggalkan aku………………
Lupakan aku………………..
Aku tak dapat dimiliki…..tidak juga kau !!!!!!!!!!!!!!
// Penghujung November….aku dan kesendiranku