Dari satu sisi gelap Kota
Sebuah tempat sepi dan terasing,
Duka merebak…langit kini tak butuh purnama
Ku biarkan gelap tak berpenerang…
Dan luka menjalari seluruh pembuluh nadi
Kujauhi surga…..dan kukutuk neraka !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Dan tak kupedulikan lagi semua jahanam seputarku,
Tiada lagi ikatan batin yg memintal kasih seperti dulu,
Aku telah lama mati….jauh sebelum aku mengenal kedirianku.
Masa lalu tinggal sebuah horizon kosong melompong
Tak secuil yg kubawa berlari….luka berdarah kembali berdarah
Tiada waktu menunggu hingga perih mengering dan hilang
Tak ku jumpai Tuhan di TahtaNya…
Kemana Dia ??????
Iblis tertawa dalam kesesatanku….
Hingga dapat kutemukan darah yg mengalir dari sisa perang dan kesumat
………………………………..Disela seringai hitamnya.
Ku ludahi wajah Iblis dengan semburat dendam !!!!!!
Tiada mantra dan doa, aku terlalu payah melantunkan doa
Sebab lidah dan hatiku telah kukembalikan padaNya,
Tepatnya kucampakkan padaNya.
Aku bukan siapa-siapa….dan bukan apa-apa.
Segala dogma dalam semua ajaran suci telah kubakar
Dan debunya kutebar dikedalaman batin.
Aku tak lagi mengenal kata….tak ada lagi kata
Aku hanya berbuat dan berbuat tanpa mengenal apa dan mengapa,
Dalam kesendirian kuarungi laut tak bernama
Kubawa luka berlari…dan tak akan kembali !!!!