One Nite On Jakarta
Ada sejumput kisah yang tertinggal dari sedetik kebersamaan kita
Riuh ibu kota telah mengajarkanmu tuk sekedar percaya,
Ditengah himpitan massa dan pekat malam
Kau ajari aku tentang indahnya
hari….
Tentang harap dan kesederhanaan….
Hingga aku luluh dalam diamku
Ada sesuatu yang hilang ketika pagi merenggut malamku
Waktu mengajakmu tuk kembali
pergi….jauh dariku
Namun aku tetap menunggu,
Suatu saat di waktu berikut akan ada
jeda tuk kembali
Mengulang kisah walau kelak tak
seindah kemarin.
Aku selalu menanti pagi yang sama….
Pagi yang merenggutmu pergi,
Akan kupinta matahariku kembali
Menebar kembali hangat di dasar hati
Semaikan asa yang hampir mati.
kisah jakartamu, seperti kisah jakartaku.
jika saja waktu menghancurkan jakarta seperti malam-malam menghancurkan banyak kesedihan dan kesenangan, maka waktu adalah pemenang!
vQ — June 4, 2006 @ 5:06 am