Goresan dari POSO, I HEARD THE SOUND LIKE BOMB !!!!!!!!!!!!!!!!!!
Malam belum sampai sepenggalan ketika sebuah dentuman memecah keheningan……
Tiba-tiba massa terkonsentrasi dijalan-jalan kota, sekedar mencari tahu, anak kecil, perempuan, dan orang2 tua menghambur dengan panik…mencari tempat aman tuk sejenak berteduh.Petugas keamanan dengan raut tegang dan senjata terkokang coba menenangkan massa, mencari arah dentuman yg entah itu apa.
Aku ikut larut dalam kerumunan massa, dengan kepal erat tergenggam…..dengan amarah yg membeludak !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
APA MAUNYA PARA PENGECUT YANG TELAH MENODAI ZAMAN INI ?
TIDAK CUKUPKAH RATUSAN NYAWA MELAYANG SIA-SIA ?
MENGATAS NAMAKAN AGAMA ?
AGAMA MANA YG MEMBENARKAN PEMBANTAIAN ?
JIKA BENAR AGAMA MENJADI PEMICU DARI KECAMUK PERANG, AKU MEMILIH ATHEIS !!!!!!!!
UNTUK APA BERAGAMA, JIKA HANYA MENEBAR LUKA UNTUK SESAMA ?
TAK TERBILANG JUMLAH ANAK YANG KEHILANGAN BAPAK-IBUNYA, TAK TERBILANG ORANG TUA YG KEHILANGAN ANAKNYA, SUDAH TAK TERHITUNG HARTA BENDA YANG MENDEBU BESERTA API YANG MEMBAKAR !!!!!!!!!!!!!!!!!!!
BELUM CUKUPKAH SEMUA INI, BANGSAT !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
FUCK !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Aku terbakar emosi, aku muak !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Sadarkah, kawan ? kita sedang berada dalam alur waktu yg mundur….kita tidak bergerak maju……….kita sedang mundur, kembali ke masa Jahiliyah !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Luka yg kubawa berlari semakin menyesak dadaku, aku benci dengan hidup yg seperti ini…………..tatap curiga, senyum munafik, dan kecemburuan sosial !!!!!!!!!!!!!!!!!!
Kenapa kita tidak coba hidup berdampingan dalam rasa percaya dan memiliki ?
Saling menghargai perbedaan yang memperkaya khazanah hidup ?
Kenapa mesti saling menjelek-jelekkan ?
DAPATKAH KITA ??????????????????????????????????????????????
Aku sudah terlalu letih………….sangat letih…………..
Jika hidup terus seperti ini, akan kemana kita, kawan ?
Bukankah dogma hanya sekedar dogma ?
Kebenaran hakiki tetap ada dalam Telapak-Nya, dan jadi Misteri-Nya
Hentikan ini, kawan…………………….
Hentikan menebar luka dan menggores dendam di sekian sudut hati,
Sebelum terlambat untuk mulai membenahi diri………………