Ingin kuratakan angkuh wajahmu dengan
kepalanku
Namun kesadaran mengajakku bersabar
Ingin kuburai isi perutmu tuk katakan
padamu
Betapa muak aku melihatmu
!!!!!!!!!!!!!!!!!
Tapi tetap saja malaikat didasar hati
mampu mengguyur api….
Aku tetap berjalan sertai kesendirian
Berusaha membunuh amarah yang menggetar
dada
Meredam sekam membara dalam doa….
Meski aku adalah pendosa
Kepergianku kini bukan untuk kembali
Bukankah masa lalu hanyalah masa lalu ?
Kini dan nanti adalah pembelajaran dan
harapan
Tak perlu mengurut alir waktu
Sebab jalan masih jauh ke depan
Aku tak akan hirau padamu !!!!!!
Asal jangan ganggu aku…….
Karena aku mencari jalanku,
Jangan coba mengangkangiku
Atau kujadikan ajalmu sebagai hiburanku
!!!!!!!!!!!!!!
* Untuk manusia “aneh” di kost-an
gw,
“Kesabaranku ada batasnya,bung !”
Gw dah bener2 muak……….
Ga ada yg bisa di
percaya……
Gw dah bosan dgn kemelut
yg selalu bikin gw serba salah
Apa sih maunya ?
Sudah semakin dekat waktu
tuk pergi,
Namun satu yg ga bakal ku
tinggal,
Aku masih menyimpan budi.
Masih belum saatnya tuk
menghilang…..pergi
Gw masih punya hati
dan kewajiban yg belum terpenuhi
Dan gw bakal beri
satu atau tiga lagi,
Setelah semua
usai……………………aku akan pergi
Karena sudah sepantasnya
aku pergi
Terlalu sakit dgn
ketidakpastian ini
Sudah terlalu banyak
makian terpendam dalam otak
Gw benar2 dah
bosan…………………MUAK !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Aku sudah semakin ga
peduli lagi,
Sepertinya ga ada yg
bisa mengerti kecuali diriku sendiri
Pastinya……………
Mungkin sudah sepantasnya
untuk melangkahkan kaki
Sebab pijak bukan lagi
disini,
Sudah
beda………….terlalu banyak ego
Terlalu banyak rasa
untuk mengekang dan memiliki !
Aku bukan apa dan siapa,
Hanya pelakon malam yg
mengejar mimpi di hamparan terik mentari
Tak ada yg bisa miliki,
Bukan juga
kau………karena akulah aku.
Sudah tiba waktu….
Ternyata aku masih terjebak diantara
pengkhianat
Aku terluka oleh amarah yang memburu
Membisu dalam kata yang
mengendap menjadi batu
Kini pilihan semakin tepat
di pertengahan arahku,
Tinggal memilih,
Membayar
budi………….lalu pergi.
Aku tak bisa dimiliki
!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Karena hanya aku dan
kesendirianku yang tahu
Bagaimana jutaan kecewa
menebar luka,
Bagaimana menghimpun harap
dalam kesia-siaan.
Aku tlah melantunkan
hidup,
Dan akan kuahiri jika aku
benar-benar mau !!!!!!!!!
Karena aku ingin kau bukan
untukku,
Karena kau butuh aku bukan
untukmu !!!!!!!!!!!!!
Kita hanya menemani takdir
dan kesendirian masing-masing
Sebelum kesendirian
pisahkan langkah masing-masing.
Apa masih perlu tanya ?
Masih ingin berkata ?
Haruskah saling menjadi
penguasa untuk satu sama lain ?
Kita tidak butuh itu
!!!!!!!!!!!!!!!
Karena kita mencari makna
dalam kebersamaan yang sementara,
Bukan mencari hidup yang
untuk slamanya.
Kalau kau tak setuju,
Cukup tinggalkan aku !!!