Pencarian…
Gurat jingga kalam fajar di 2.958 kaki
Aku serasa menjejaki awan merah-hitam
Ku lepas penat yang memberati pundak
Sejenak ku tanggalkan segala kompleksitas
Hiruk-pikuk kota yang terkadang melunturkan makna hidupku
Ku jamah wana dengan segenap kerinduan
Seperti kekasih yanga lama tak bersua
Kuakrabi dengan segenap rasa
Kucumbui dengan seluruh indra
Betapa kuingin menjadikanmu tempat terakhirku
Di tengah damaimu…..
Di keluasanmu yang liar dalam diam
Sendiri ku raih akhirmu
Melarutkan diri dalam diammu
Meresapi belai anginmu yang garang menamparku
Seperti menyambutku dengan kerinduan menggebu
Aku ingin berbagi cerita….
Tentang sepenggal hidup yang tak lama lagi berakhir
Tentang makhluk-makhluk berakal yang tak lebih rakus dari hewan
Tentang nyawa yang tiada berjiwa
Ketika nurani dibutakan arti materi
Saat manusia diperkuda oleh ketamakan
Ketika nilai kemanusiaan dinilai dengan nominal
Aku muak !!!!!!!!!!!!!!
Saat kusadari hanya aku dan beberapa yang menyadari
Saat kami harus menggeliat dalam eksistensi
Melawan arus jaman yang menuntut manusia menjadi Hyena
Gemeretak geraham dan kepal erat tergenggam….hanya itu
Aku tak mampu merombak tatanan yang semakin buram
Hidup telah kehilangan pijakan tuk melangkah
………………………………
……………………………………..
…………………
……………………
……….
. aku letih