Kesadaran
Tuhan………jasad ini belumlah lelah lintasi masa
Telah kususuri setapak terang dan gelap, meresapi makna penciptaanmu
Menjadi penyaksi dari jutaan lara dan air mata
Hingga luapan dera yang menyesak tiada berasa.
Tuhan……….aku terasing dari kaum yang menyatakan kecintaannya padamu
Menjadikan kebenaranmu sebagai identitas dan pembenaran laku
Memburamkan makna di balik keindahanmu
Dan aku………tetap mencintaimu dengan ketiadaanku.
Tuhan……….tak pernah sepi denyut nadi melagukan kerinduanku
Tak pernah lelah hati meringis perih dalam tangis yang diam…..
Di setiap jengkal malam dan silau mentari kurasakan hadirmu
Dan disaat yang sama kusadari tak pernah jemari dapat meraihmu
Ajarkan aku cinta Wahai Pencinta,
Tempat berkaca dan merepih titian beda dalam dekapmu
Ajarkan aku kasih Wahai Pengasih,
Sebagai arah mendaki undakan waktu
Ketika kebenaran dan kesesatan nyaris tak berjeda
Tuntun aku di shiratmu…..jalan terang yang kau janjikan
Jangan biarkan aku tersesat dalam jerat ketamakan dunia
Jangan biarkan aku mendebu sia-sia………
Biarkan aku terasing dalam cintamu,
Sebab tak ada yang lebih berarti darimu
Biarkan aku menjadi makhluk bodoh jika kepandaian menjadikanku licik-munafik
Sebab tiada apa yang ku mau…..kecuali di sisimu